Subscribe Us

FORMULIR PENDAFTARAN CALON PESERTA DIDIK BARU TKQ & TPQ RAUDLOTUL MUHLISIN

DANA BOS BISA DI GUNAKAN UNTUK MEMBELI KUOTA INTERNET

Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan (Kemendikbud) Nadiem Anwar Makarim, mulai kemaren ketika proses lockdonw berlangsung, mengadakan lomba menulis, anak-anak dari berbagai daerah banyak yang mengikuti lomba tersebut, sebagai bentuk keseriusan anak didik untuk tetap belajar meskipun harus dirumah.

Alfiatus Sholihah, merupakan salah satu anak yang surat terpilih dan di baca langsung oleh menteri pendidikan Nadiem Anwar Makarim, Bahkan sang mentri pun secara langsung membacakan surat Alfiatus Sholihah, Bocah kelas 5 B SDN 1 Pademmawu, yang merupakan keluarga kurang mampu.

Alfiatus Sholihah, adalah anak SDN di Kabupaten Pamekasan, Tepatnya di SDN 1 Pademmawu, Isi surat itu tentang keluhan sang anak, dengan proses belajar online, dimana ketidakmampuan keluarga, mengharuskan orang Tua Alfiastus Sholihah, harus meminjam Handpone milik sanak familinya, dan harus mencari utangan, untuk sekedar membeli paket kuota Internet.

Alfiatus Sholihah, merupakan salah satu anak, dari sekian ribu anak yang kurang beruntung nasibnya, tentu hal ini menunjukkan kurang mampunya masyarakat Indonesia untuk membiayai sekolah anaknya, disamping sistem perekonomian kita yang saat ini sedang berubah dan cenderung menurun, sehingga menjadi catatan penting bagi kita, bahwa kualitas dan mutu pendidikan, salah satunya harus didorong oleh fasilitas yang memadai.
Keluhan Bocah kelas 5 B SDN 1 Pademmawu melalui lomba menulis surat yang diadakan oleh kemendikbud Nadiem Anwar Makarim, menjadi cukup viral, karena surat tersebut langsung ditanggapi oleh pak menteri. Beberapa bagian dari conten isi surat tersebut berisi keluahan dan suara hati sang bocah yang kurang lebih redaksinya seperti berikut ini:

"Bapak Menteri saya di lahirkan dari orang tua yang kurang mampu, dengan adanya sekolah dirumah atau belajar dirumah, saya menjadi cukup bingung, karena harus belajar memakai android, sementara orang tua saya hanya seorang buruh tani", sekilas itu cuplikan dari sang bocah, para pembaca yang budiman, bisa langsung tonton videonya.

Oleh karenanya seberapa besar Kuota Internet yang harus di salurkan kepada siswa, yang di ambilkan dari dana Bos? tentu hal tersebut sangat bergantung kepada kebijakan masing-masing Kepala Sekolah sesuai dengan kebutuhan anak untuk tetap bisa belajar dirumah. (f*)
Baca Juga

Post a Comment

0 Comments