Subscribe Us

FORMULIR PENDAFTARAN CALON PESERTA DIDIK BARU TKQ & TPQ RAUDLOTUL MUHLISIN

Situasi Pendidikan Kita Dalam Menghadapi Pencegahan dan Penyebaran Corona Virus


Pertengahan bulan maret 2020 WHO menetapkan Covid 19 sebagai pandemi  Covid 19 yang memiliki dampak yang buruk bagi banyak sector, termasuk salah satunya dalam dunia pendidikan yang mengharuskan meliburkan peserta didik untuk mengantisipasi proses penyebaran virus corona yang telah mewabah di berbagai Negara, Termasuk di Indosia sendiri.
Mendikbud (Nadiem Anwar Makarim) telah melakukan banyak kordinasi, baik dengan instansi yang terkait maupun dengan presiden yang telah menetapkan beberapa kebijakan dalam situasi adanya virus corona yang penyebarannya lebih banyak dengan adanya kontak fisik, sehingga hal-hal yang harus diterapkan yaitu dengan adanya  Sosial distancing, menghindari kerumunan, dan juga adanya Pembatasan Sosial secara Besar-besaran (PSBB) di berbagai propinsi di Indonesia.
Beberapa kebijakan yang telah ditantangani oleh Mendikbud (Nadiem Anwar Makarim) tertanggal 24 maret 2020 adalah sebagai berikut :
1.    Tidak diberlakukan Ujian Nasional (UN) sebagai salah satu syarat kelulusan Siswa
Mendikbud telah membatalakan adanya ujian nasional (UN)  tahun 2020, dengan artian bahwa UN tidak lagi menjadi salah satu syarat kelulusan siswa, dengan adanya proses penyetaraan kelulusan dengan program paket A, B, dan C. Kebijakan tersebut tertuang dalam surat edaran Mendikbud Nomor 9 tahun 2020. (Sumber : www.liputan6.com)
Penyetaraan yang di maksud dalam kebijakan Mendikbud adalah :
·           Peserta ujian pendidikan kesetaraan, yakni mereka yang sudah terdaftar dalam BIO-UIN tahun ajaran 2019/2020.
·           Kelulusan program A, B, dan C dilaksanakan oleh masing-masing satuan pendidikan.
·           Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang melaksanakan ujian sebelum terbitnya surat edaran, bisa menggunakan hasil penilaian untuk menentukan kelulusan peserta didik.
·           SKB dan PKBM yang belum melaksanakan ujian pendidikan kesetaraan dapat menggunakan nilai lima semester terakhir.
2.    Ujian Sekolah
Ujian Sekolah untuk kelulusan dalam bentuk tes tatap muka dengan mengumpulkan siswa tidak boleh dilakukan, kecuali yang sudah melaksanakan ujian tersebut sebelum adanya surat edaran dari mendikbud. Ujian Sekolah boleh dilakukan dalam bentuk portofolio, nilai raport, dan prestasi yagn telah diperoleh, dan juga menjadi acuan penilaian tes daring, atau bentuk assessment jarak jauh.
3.    Kenaikan kelas
Ada 3 hal yang menjadi ketentuan pemerintah dalam hal kenaikan kelas, yakni Pertama Ujian akhir semester untuk kenaikan kelas dalam bentuk tes bagi sekolah yang sudah melaksanakan UAS, sebelum terbitnya surat edaran mendikbut pada tanggal 24 maret 2020. Kedua kenaikan kelas ditentukan dengan berdasarkan UAS dalam bentuk portofolio nilai raport dan prestasi yagn diproleh sebeumnya. Ketiga UAS dirancang untuk mendorong aktivitas belajar bermakna. Atau tidak perlu mengukur ketuntasan capaian kurikulum secara menyeluruh.
4.    Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)
Dinas Pendidikan dan Sekolah harus mengikuti protocol kesehatan yagn sudah dikeluarkan oleh kementerian kesehatan, untuk mencegah penyebaran Covid 19, termasuk mencegah berkumpulnya siswa dan orang tua di Sekolah. Pusat dara dan Informasi (Pusdatin) Kementerian pendidikan dan kebudayaan sudah menyediakan bantuan tekhnis bagi daerah yang memerlukanPPDB Daring.
5.    Dana Bantuan Operasional Sekolah
Dana Bantuan Sekolah atau disingkat dengan Dana BOS dapat digunakan untuk kepentingan dan kebutuhan sekolah, termasuk keperluan pencegahan penyebaran covid 19, seperti alat kebersihan, hand sanitizer, disinfektan, dan masker bagi peserta didik maupun orang tua siswa.
6.    Proses Belajar dari rumah (Daring)
Belajar dari rumah yang sifatnya daring, atau dengan memakai kuota internet, dalam rangka memberikan pengalaman bagi siswa yakni pembelajaran yang bermakna, walaupun tidak bisa dipungkiri bahwa proses belajar dirumah dengan metode daring itu tidak bisa menggantikan peran dan fungsi seorang pendidik atau pengajar.
Pembelajaran melalui daring ini harus disesuaikan dengan minat dan bakat siswa, karena hal tersebut dilakukan dengan jarak jauh, maka peran dan fungsi sebagai control bagi putra dan putri mereka untuk bisa mengawasi proses belajar daring tersebut.
Disamping ada pembelajaran daring dari pihak sekolah, Kemendikbud juga menghadirkan pembelajaran melalui TVRI yang tayang setiap hari mulai jam 08.00 – 23.00 Wib. Pembelajaran jarak jauh melalui sisaran TV Nasional ini diperuntukkan bagi PAUD, SMP, SMA, SMK, Guru, dan orang tua siswa.
Inilah 6 kebijakan Mendikbud yang harus dilaksanakan oleh masing-masing instansi, baik dinas pendidikan maupun sekolah swasta maupun sekolah Negeri. Oleh karenanya kebijkan tersebut karena adanya factor Pandemi Covid-19 yang telah ditetapkan oleh WHO pada pertengahan bulan maret yang lalu. Semoga kita semua bisa mengambil hikmah dari semua kejadian ini, dan tentu kita sebagai guru, orang tua, harus selalu waspada terhadap adanya wabah virus corona yang bisa menyerang siapa saja, tanpa memandang bulu, status, agama, maupun Ras.

Faisol
Penulis, Pendidik, dan Praktisi Pendidikan

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments