Subscribe Us

FORMULIR PENDAFTARAN CALON PESERTA DIDIK BARU TKQ & TPQ RAUDLOTUL MUHLISIN

Larangan Sholat Ied Berjamaah Dalam rangka Mengantisipasi Penyebaran Covid-19

Pemerintah mengeluarkan undang-undang, yakni tidak dibolehkannya Sholat Ied Berjamaah pada tahun 2020 ini, Hal ini sepertinya menuai kontradiktif dengan keyakinan ummat Islam, yang itu sudah bertahun-tahun menjadi sebuah rutinitas untuk melaksanakan sholat hari raya, dengan tujuan lillahi Taala, sebagai bentuk rasa Syukur atas Nikmat yang di berikan oleh yang kuasa, karena telah menyempurnakan puasa di bulan ramadhan, serta telah menunaikan zakat, maka hal itu perlu kemudian untuk dirayakan dan disyukuri, yakni salah satunya dengan bersama-sama sholat Iedul Fitri secara bersama-sama, dengan membaca Takbir yang dikumandangkan melalui pengeras suara.

Apakah Undang-undang yang sudah dikeluarkan dan ditetapkan oleh pemerintah sebagai bentuk himbauan dalam rangka mencegah penyebaran wabah Covid 19 ini, akan di dengarkan oleh masyarakat yang mayoritas muslim? atau pemerintah sudah mulai lelah untuk mengatur rakyatnya, sehingga muncul hastaq #indonesiaterserah.

Muncul berbagai macam spekulasi dan pendapat yagn menuai kritik terhadap pemerintah yang kemaren sudah melaksanakan konser BPIP yang justru memberikan contoh bahwa mereka sudah melanggar apa yang menjadi ketentuannya sendiri ditengah diberlakukannya PSBB. Konser tersebut tentu tidak lagi mengindahkan Sosial Distancing atau menjaga jarak antara manusia yang satu dengan manusia yang lain, sehingga sangat di kwatirkan Virus yang kabarnya meneyebar melalui kontak fisik, malah justru hal itu di elakkan oleh para pejabat kita.

Meski undang-undag sudah dikeluarkan, dan larangan untuk sholat Ied berjamaah, baik di Masjid, dilapangan terbuka, atau di tempat-tempat beribadah ummat muslim, sepertinya hal itu tidak akan berlaku, sebab ummat muslim lebih memilih apa yang menjadi suatu keyakinan dalam diri dan hati mereka, ketimbang mengikuti arakhan dan himbauan pemerintah yagn masih belum  ada kepastian akan adanya Virus tersebut.

Probematika antara yang membuat aturan dan yang melaksanakan aturan ini, masih dalam kondisi yang tumpang tindih. kita ketahui bersama bahwa Negara ini memiliki aturan dan di atur oleh Kepala Negara dan jajarannya, tetapi disisi yang lain rakyat juga memiliki aturan dan kebiasaan yang sudah membudaya untuk dilakukan setiap tahun. pertanyaan mendasar apakah aturan Negara lebih tinggi dari Aturan Tuhan yang diperintahkan kepada Nabi Muhammad SAW.?

Disinilah aturan Negara dan kehendak Rakyat menjadi Bias, sehingga kami mencoba menganalisa bahwa Rakyat Indonesia yang mayoritas adalah Muslim, pasti akan melakukan Sholat Ied berjamaah Pada Hari Minggu, tanggal 24 Mei 2020. Wallahu A'lam

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments