Subscribe Us

FORMULIR PENDAFTARAN CALON PESERTA DIDIK BARU TKQ & TPQ RAUDLOTUL MUHLISIN

Jelang Pilgub Jatim, Dukungan Kiai Terbelah

politik mendekati Pilgub Jatim 2018 terus memanas. Tidak hanya para politisi saja, para kiai mulai juga terbelah memberikan dukungan kepada bakal calon gubernur (bacagub).
Terbaru Forum Komunikasi Kiai Kampung Jawa Timur (FK3JT) yang diketuai oleh KH Fahrur Rozi atau yang akrab disapa Gus Fahrur meminta kepada bacagub dan tim sukses tidak menggunakan isu agama dalam pilgub mendatang. 
Ia khawatir terjadi keresahan di masyarakat, terutama warga nahdliyin. "Saya memohon agar isu agama tidak ditarik dan digulirkan dalam Pilgub Jatim," ujar Gus Fahrur, Selasa (7/11).
Pernyataan tersebut disampaikan atas sikap Juru Bicara Tim Sembilan KH Asep Saifuddin Chalim. Dia menyatakan memilih Khofifah Indar Parawansa dalam Pilgub Jatim hukumnya adalah fardlu ain atau wajib bagi warga nahdliyin. Menurut Gus Fahrur hal tersebut kurang tepat. 
Mengingat pemilihan kepala daerah bukan masuk dalam ranah syariat agama. Sedangkan hukum Islam dalam hal ini fardlu ain hanya diperuntukkan bagi syariat seperti salat dan puasa. “Saya mohon statemen ini agar ditarik. Karena sudah meresahkan umat Islam,” jelasnya. 
Terutama kalangan nahdliyin yang menyatakan dukungannya untuk memilih calon lain. "Kalau kami menilai, mendukung calon lain silahkan. Jangan bawa-bawa agama,” tambahnya. 
Terlepas dari itu, diakuinya bahwa sebenarnya dirinya tidak mempermasalahkan dukungan KH Asep Saifuddin Chalim untuk Khofifah. Pasalnya, dukungan itu adalah hak konstitusi yang dijamin dalam undang-undang.
Sekadar diketahui, FK3JT jauh-jauh hari menyatakan dukungan kepada pasangan Saifullah Yusuf-Abdullah Azwar Anas. Keduanya didukung karena dianggap representasi kader nahdliyin terbaik di Jatim. 
Sementara, pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Mojokerto, KH Asep Saifuddin Chalim menyatakan mendukung Khofifah Indar Parawansa. Bahkan dalam pertanyaan yang disampaikan di hadapan sejumlah kiai dan ribuan jamaah muslimat NU, dirinya menyatakan bahwa mendukung Khofifah hukumnya fardlu ain. 
Baca Juga