Subscribe Us

FORMULIR PENDAFTARAN CALON PESERTA DIDIK BARU TKQ & TPQ RAUDLOTUL MUHLISIN

Islam Doeloe, Sekarang dan Islam Masa Depan

Islam sebagai agama yang di yakini kebenarannya, sebagai agama yang akan menyelamatkan kehidupan manusia, dari tahun ke tahun mengalami pergeseran yang cukup drastis, bukan lantas Islam menjadi suatu keyakinan yang teguh bagi pemeluknya, justru hal itu berbalik arah, menjadi alat yang seringkali disalahgunakan oleh pemilikinya, mengapa demikian? Indonesia yang memiliki penduduk mayoritas menganut agama Islam, justru malah menjadi suatu alat untuk meraih suatu kekuasaan dengan hanya memakai simbol-simbol Islam untuk meraup suaru yang signifikan dalam setiap momentum proses demokrasi di negeri ini.

Hidup dan kehidupan ini dengan berbagai perkembangannya telah mempengaruhi pola berpikir dan tingkah laku kehidupan ummat manusia, hal ini sangat erat kaitannya dengan proses perkembangan zaman, dimana agama tidak lagi menjadi tuntunan bagi kehidupan, justru agama hanya menjadi simbol mayoritas yang telah kehilangan ruh-nya.

Sejak zaman lahirnya Islam yang kebetulan terlahir di Jazirah Arab, yang telah di sempurnakan sejak zaman Nabi Muhammad SAW, menjadi pedoman hidup yang sangat kuat mengatur segala aspek kehiudpan manusia, dengan berpedoman terhadap al qur'an dan al hadist, Para sahabat dan pengikut kanjengn nabi mengikuti betul apa yang menjadi arahan kanjeng rosul dalam menjalani kehidupan ini, sehingga Islam yang telah disempurnakan ini benar-benar masih menjadi suatu tuntunan yang mengajak ummat manusia pada jalan yang benar.

Pasca kehidupan kanjeng nabi, para sahabat, dan para tabiin, Islam sebagai agama rahmatan lilalamin, menjadi satu sentrum keyakinan yang terus dipelihara dan desebarkan keseluruh penjuru dunia, bahkan Islam masuk ke Negeri yang bernama Nusantara ini pun melalui jalur perdagangan mampu diterima oleh masyarakat tanpa harus menumpahkan darah peperangan, karena Islam masuk pada proses perkembangan budaya masayarakat setempat.

Islam berkembang di negeri Nusantara ini, telah terasimilasi dengan budaya yang berkembang, sehingga mampu diterima perlahan-lahan oleh kelompok masyarakat, bahwa Islam sebagai agama yang damai dan menentramkan pemeluknya, serta menjadi agama yang diyakini kebenarannya, dan hal itu tidak lepas dari peran para ulama dan wali Allah, yang telah menyebarkan dan mengajarkan Islam dengan cara-cara yagn santun dan elegan.

Kembali lagi pada proses dan perkembangan Islam yang masuk melalui perpaduan budaya antara Ajaran Islam dan perkembangan budaya di negeri ini, yang memang lebih banyak budaya Hindu pada waktu itu, dengan menghindari aspek-aspek konfrontasi, maka disitulah perkembagan dan perluasan penyebaran agama Islam, semakin cepat hingga sampai ketanah jawa.

Di pulau Jawa inilah kemudian yang banyak di kenal oleh masyarakat umum adalah wali songo, sebagai ulama yang telah menyebarkan Islam dimana-mana.

Islam dahulu, sekarang dan Islam masa depan, tentu akan banyak perubahan dan pergeseran, bahkan yang lebih ironis lagi untuk dicermati adalah pergeseran iman, memang secara kasat mata tidaklah orang tahu mengenai keimanan kita, namun secara kasat mata kita juga bisa melihat mengenai tingkah laku, atau perilaku dalam keseharian kita, sehingga pada konstek saat ini bisa kita lihat, banyak orang yang berbaju Islam, namun berjiwa non muslim.

Semakin kita mencoba memahami dan membahas tentang Islam itu sendiri, maka kedepan pun kita tidak pernah bisa membayangkan seperti apa wajah Islam sebagai suatu keyakinan, ajaran dan tuntunan bagi ummat manusia. Jika Islam hanya dijadikan sebuah identitas, dan bukan lagi sebagai ajaran dan tuntunan, maka tentu saja kerusakan moralitas, mentalitas, akan semakin hancur.

Tentu kita sebagai ummat muslim hanya bisa berdoa dan ikhtiar, semoga kedepan kami jauh lebih baik lagi, dan tentunya kita harus selalu memohon akan Hidayah dari Allah SWT.


Baca Juga