Subscribe Us

FORMULIR PENDAFTARAN CALON PESERTA DIDIK BARU TKQ & TPQ RAUDLOTUL MUHLISIN

Indonesia Terserah Vs Indonesia Tidak Terserah

Beberapa hari yang lalu sebelum dirayakannya hari raya Idul Fitri 1441 Hijriyah yang bertepatan pada hari Minggu, 24 Mei 2020, Hastag dengan Tagar Indonesia terserah, merupakan bentuk kekecewaan dan rasa putus asa tenaga Medis menghadapi penyebaran wabah virus caorona. Penyebaran dan Pencegahan sepertinya menjadi sorotan bagi semua kalangan, tidak terkecuali Tim Medis yang menangani pasian terjangkit Covid 19 ini.

Viralnya hastag dengan tagar Indonesiaterserah, merupakan bentuk protes tenaga medis yang memiliki resiko cukup tinggi untuk menangani wabah tersebut. hal ini terjadi karena ada sebab yang melatarbelakanginya, yakni masyarakat Indonesia yang tidak bisa diam dirumah saja, meski mereka mendapat bantuan per KK senilai Rp.600.000 selama kurang lebih 3 bulan.

Satu sisi apa yang dilakukan tenaga medis memang benar adanya, karena kewalahan dan sudah mulai ada rasa putus asa untuk menangani wabah ini, namun disisi yang lain, bantuan dari pemerintah yang nilainya hanya 600 ribu bisa mencukupi terhadap kebutuhan sandang dan pangan? maka hal ini perlu untuk di klarifikasi kembali, bahwa masyarakat tidak bisa kemudian hanya diam dirumah saja, menunggu sandang dan pangan jatuh dari atas langit.

Rasa khawatir itu memang perlu adanya, karena sudah banyak masyarakat yang tidak mendengarkan akan himabuan pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran covid 19. tetapi perlu dicermati ulang dan dianalisa kembali bahwa kebutuhan masyarakat tidak bisa kemudian di ukur dari bantuan senilai 600 ribu lantas duduk manis dirumah saja, maka hal itupun menjadi keresahan masyarakat, dan dikhawatirkan masyarakat, akan keluarga yang tidak terpenuhi sandang dan pangannya.

Hastag dengan tagar Indoensiaterserah ini kemudian menjadi viral dan cenderung menjadi suatu perdebatan masyarakat, dimana posisinya cukup dilema dalam kondisi merebaknya covid 19 ini, sehingga bermunculan hastad dengan tagar Indonesiatidakterserah, sebagai bentuk perlawanan dari hastag dengan tagar Indonesiaterserah.

Menurut hemat kami, harus disadari betul pencegahan atas merebaknya covid 19 ini memang harus dilakukan dengan cara dirumah saja untuk memutus mata rantai, tetapi hal ini tidak lantas menjadi satu larangan yang bersifat paten, karena juga bisa membunuh masyarakat yang penghasilannya tidak bisa mencukupi kebutuhan.

Masyarakat secara umum, sangat sependapat dengan hastag Indonesiatidakterserah, sebagai bentuk optimisme melawan covid 19, tetapi mereka juga harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan, sesuai dengan protokol yang dikeluarkan oleh kementerian kesehatan RI. sehingga tidak ada yang harus menjadi korban opini yang berkembang. bentuk keputusasaan tenaga medis, karena melihat masyarakat masih keluar rumah dan tidak bisa diam dirumah saja, sehingga menjadi kekhawatiran tenaga medis, tetapi masyarakat juga memahami, bahwasanya covid 19 ini memang harus dilawan adanya, tanpa harus meninggalkan kewajiban untuk mencari nafkah untuk sanak keluarga. (f*)
Baca Juga

Post a Comment

0 Comments